KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
205. Gregorius XII (1406-1415)
Gregorius lahir di Venesia dengan nama Angelius Correr. Terpilih menjadi paus pada 19 Desember 1406 pada usia 80 tahun. Ia bertekad akan meninggalkan Takhta Kepausan apabila paus tandingan Benediktus XIII berbuat hal yang sama (turun takhta) yang sekarang masih berkuasa di Avignon. Paus tandingan membuat janji yang sama, tetapi keduanya tidak menepatinya. Akhirnya Dewan Kepausan bertemu di Pisa memutuskan mengakhiri perseteruan dengan memecat keduanya dan memilih paus baru, Pietro Filargo, orang Yunani yang mengambil nama Aleksander V. Dengan demikian, pada saat itu terdapat tiga paus, yang masing-masing mempertahankan kekuasaanya. Aleksander V meninggal begitu cepat (1410). Kemudian sebagai penggantinya, terpilih Baldassare Cossa dengan nama Yohanes XXIII.
Dalam masa ini, terdapat tiga orang paus, berlangsung dari tahun 1409-1417, tahun berakhirnya Konsili Konstantinopel di mana keputusan Pisa dinyatakan. Ketiga paus disingkirkan: demi keutuhan Grereja Gregorius XII menarik diri pada 4 Juli 1415 ke Recanati. Tetapi Benediktus XIII tetap menganggap dirinya sebagai paus sampai ia menderita sesak napas. Yohanes XIII, yang dianggap berbahaya, dipenjara dan diasingkan di berbagai kastel di Jerman di mana ia selalu berusaha melarikan diri. Dan Oddone Colonna diangkat menjadi paus baru dengan nama paus Martinus V. Yohanes XXIII meninta perlindungan paus baru (Martinus V). Martinus V mengabulkannya bahkan memberinya kedudukan yang lebih tinggi dari yang lain dalam Dewan Kepausan. Gregorius XII wafat pada Juli 1417 dan dimakamkan di Recanati.
|